Friday, 07 August, 2020

7 Hikmah Bersegera Membayar Zakat mal


”Dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat…” (QS. Al Baqarah:110). Ayat itu menjadi satu dari sekian tidak sedikit perintah Allah SWT untuk umat Islam untuk menunaikan zakat, tergolong di antaranya ialah zakat harta atau zakat mal. Zakat yang dibayarkan juga tidak berfungsi kepada semua mustahiq (penerima zakat), namun juga untuk muzakki (wajib zakat).

Hanya saja, tidak sedikit muzakki yang memilih guna menangguhkan pembayaran zakat. Beragam dalil sering dikemukakan, tergolong di antaranya ialah menunggu kedatangan bulan Ramadhan.

Harapannya, menerbitkan zakat mal di bulan Ramadhan memberi pahala yang berlipat-lipat. Apalagi, Nabi Muhammad SAW memang menganjurkan untuk umat Islam guna lebih bersikap pemurah di bulan yang suci itu.

 

 

Hikmah Berzakat

Namun, apakah sebenarnya tersebut dibenarkan? Menunda pembayaran zakat bukanlah doktrin dari Nabi Muhammad SAW. Sebaliknya, Rasulullah mengajak para umatnya guna menyegerakan pembayaran zakat saat sudah mengisi haul dan nishab. Di samping mengisi perintah Rasulullah, menunaikan zakat mal cocok waktunya pun memberikan sejumlah hikmah, di antaranya merupakan:

 

Menyempurnakan keimanan seorang muslim. Membayar zakat merupakan keharusan setiap muslim dan adalahbagian dari rukun Islam. Ketika menjalankannya, keimanan seseorang akan sempurna.

Mempererat tali persaudaraan. Dengan menyegerakan menunaikan zakat mal, Anda dapat membantu saudara muslim yang tengah memerlukan pertolongan secepatnya. Apalagi, menyukai saudara sesama muslim adalahperwujudan keimanan seseorang, laksana dalam hadits:“Tidak sempurna iman seseorang salah satu kalian sampai-sampai dia menyukai saudaranya sebagaimana dia menyukai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari no. 13 dan Muslim no. 45).

Mencegah terjadinya perbuatan kejahatan. Tindak kriminal laksana pencurian, perampasan, atau perampokan, dapat terjadi saat pelaku terhimpit oleh masalah ekonomi. Dengan menyegerakan pembayaran zakat mal, perbuatan kriminal yang diakibatkan oleh problem ekonomi dapat dicegah.

Allah SWT memastikan bahwa seorang muslim yang menyegerakan menunaikan zakat, malnya bakal terus bertambah. Hal ini tertuang dalam hadits yang artinya:“Sedekah tidaklah meminimalisir mal” (HR. Muslim no. 2558).

Meredakan amarah Allah SWT. Pembayaran zakat oleh seorang muzakki adalahsalah satu format rasa syukur atas nikmat yang telah diserahkan oleh Allah SWT. Hal ini tertuang dalam hadits yang artinya:“Sedekah tersebut dapat memadamkan murka Allah dan menangkal dari suasana mati yang jelek” (HR. Tirmidzi no. 664).

Menjauhkan diri dari siksa neraka. Membayar zakat saat sudah mengisi nishab adalahkewajiban. Kalau kewajiban tersebut tidak dipenuhi, Allah SWT laksana dalam firmannya dalam surat At Taubah ayat 34-35 menakut-nakuti akan menyerahkan siksa yang pedih di neraka Jahanam.

“Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah untuk mereka, (bahwa mereka bakal mendapat) siksa yang pedih. Pada hari dipanaskan emas perak tersebut di dalam neraka Jahannam, kemudian dibakarnya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) untuk mereka: “Inilah mal bendamu yang anda simpan guna dirimu sendiri, maka rasakanlah kini (akibat dari) apa yang anda simpan.” [At Taubah:34,35].

Membayar zakat adalahsarana untuk mencuci mal dan jiwa seorang muslim. Hal ini laksana tertuang dalam firman Allah surat At Taubah ayat 103, yang artinya:“Ambillah zakat dari beberapa mal mereka, dengan zakat tersebut kamu mencuci dan menyucikan mereka.”

Dengan hikmah membayarkan zakat tersebut, betapa baiknya seorang muslim guna segera membayar kewajibannya ketika mal yang dipunyai telah mengisi nisab dan haulnya.

0 comments on “7 Hikmah Bersegera Membayar Zakat mal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *