Sunday, 15 December, 2019

kelebihan dan kelemahan jam tangan g-shock


 

 

G-Shock ialah merek jam tangan yang diproduksi oleh Casio, dikenal sebab ketahanannya terhadap guncangan laksana benturan keras dan getaran kuat. Arloji ini dirancang khususnya sekali untuk semua pemakainya yang memiliki kegiatan olahraga, militer, dan petualangan outdoor. Hampir seluruh G-Shock mempunyai fitur stopwatch, penghitung masa-masa mundur, cahaya, dan kedap air.
Casio mengenalkan jam G-Shock pada bulan April 1983, kesatu diciptakan ialah G-Shock DW-5000 yang dirancang oleh seorang insinyur yang berkerja pada Casio mempunyai nama Kikuo Ibe.[1] Produk G-Shock telah sukses menghancurkan opini, bahwa arloji ialah barang rapuh, suatu perhiasan yang butuh ditangani dengan hati-hati, dan akan paling rawan dalam merawatnya, dan pada kesudahannya insinyur Casio telah sukses menciptakan jam terkuat di dunia, dengan motto “sebuah arloji yang tidak akan bobrok bahkan saat jatuh.”

Pada tahun 1981, kesebelasan proyek Casio memiliki gagasan “Triple Ten”, yakni untuk menciptakan sebuah jam tangan casio utama yang mempunyai kekuatan baterai sekitar 10 tahun, tahan air sampai 10 atmosfer, dan mampu bertahan pada guncangan bahkan saat jatuh ke tanah dari elevasi 10 meter. Mereka mengembangkan arloji yang bisa bertahan pada guncangan jatuh bebas yang diakibatkan oleh gravitasi – itulah konsep mereka. Nama produknya ialah “G-Shock” sangat menggambarkan konsepnya. “Arloji tipis dan rapuh — itu ialah sesuatu yang biasa dan saya hendak menentangnya.”. Kikuo Ibe lantas memimpin kesebelasan proyek pembangunan G-Shock mengatakan, menyaksikan kembali awal.

Syok dari jatuh adalahkejutan terbesar untuk manusia. Energi pukulan pada permainan hoki, seberapa powerful kemungkinnya, tersebar oleh lengkungan tongkat atau posisi orang yang menerimanya. Namun, energi jatuh tidak bakal tersebar dan bisa merusak energi utama. “Resolusi energi yang merusak” ialah konsep dari huruf “G”, dan “G” mempunyai kemampuan. Ini tidak berarti bahwa “G” yang dapat dipecahkan terlepas dari lokasi dan tinggi tersebut akan turun, namun “G” bakal bekerja sekitar pemiliknya hidup, itulah “G”.

Lebih dari 30 versi dari G-Shock pribumi telah hadir di pasar sejak ketika itu, arloji model kedap suhu rendah dan model kedap lumpur yang paling tahan terhadap lumpur atau tanah, versi-versi ini mempunyai sensor suhu, sensor desakan dan fitur penyokong lainnya, kelebihan dari semuanya ini, biasa dipakai untuk parapeselam dan tidak sedikit lagi.

Untuk sejumlah tahun ke depan, Casio tidak jarang kali merilis sejumlah model baru masing-masing tahunnya. Popularitas G-Shock bertambah pesat sepanjang tahun 1990-an. Pada tahun 1998, 19 juta G-Shock sudah terjual di semua dunia.[2] Pada tahun 1991 dikeluarkan Baby-G, Baby-G dibuat sebagai ekstra dari brand G-Shock.

G-Shock paling populer dikalangan paramedis, polisi, astronot, pemadam kebakaran dan tentara. Berdasarkan keterangan dari Mark Bowden dalam bukunya yang berjudul Blackhawk Down, semua tentara Amerika mengenakan arloji G-Shock sekitar berperang. Sejak itu, arloji G-shock sudah menjadi paling populer dikenakan pada Unit Pasukan Khusus Amerika dan negara NATO lainnya.

0 comments on “kelebihan dan kelemahan jam tangan g-shock

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *